SNBT merupakan salah satu jenis tes masuk perguruan tinggi negeri. Seleksi Nasional Berbasis Tes ini merupakan pengganti SBMPTN pada tahun 2023. Apa saja perbedaannya dengan tes masuk yang lama? Simak penjelasan berikut.
Perbedaan SNBT dan SBMPTN
Seleksi Nasional Berbasis Tes merupakan istilah untuk tes masuk perguruan tinggi negeri. Tes jenis ini berupa ujian tertulis berbasis komputer serta dengan tambahan kriteria dari ketetapan PTN.
Sebagai pengganti SBMPTN, seleksi ini memiliki beberapa perbedaan dari pendahulunya. Berikut perbedaan Seleksi Nasional Berbasis Tes dengan SBMPTN.
Pihak Penyelenggara
Pihak penyelenggara untuk tes ini berbeda. Penyelenggara SBMPTN yaitu Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT. Sedangkan Seleksi Nasional Berbasis Tes penyelenggaranya adalah Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan atau BP3.
Waktu Pelaksanaan Tes
Pelaksanaan tes untuk ujian SBMPTN pada bulan-bulan setelah keluarnya hasil ujian SMA. Tes seleksi ini biasanya pada bulan Juni atau Juli. Sementara itu pelaksanaan Seleksi Nasional Berbasis Tes sebelum keluarnya hasil ujian sekolah. Jadi tesnya sekitar bulan April atau Mei.
Skema Seleksi
Seleksi Nasional Berbasis Tes pelaksanaannya dengan menggunakan ujian tertulis. Sementara SBMPTN seleksinya menggunakan ujian tes tertulis dan juga nilai rapor.
Peserta Tes
Peserta tes untuk SBMPTN yaitu lulusan SMA atau SMK. Lulusan yang mengantongi ijazah bisa mengikuti seleksi ini. Sedangkan Seleksi Nasional Berbasis Tes hanya untuk siswa di tahun terakhir SMA atau SMK. Peserta seleksi ini harus bisa menunjukkan surat pernyataan dari sekolah.
Materi Soal
Soal pada Seleksi Nasional Berbasis Tes lebih menilai kemampuan akademik. Sedangkan SBMPTN menilai terkait pemahaman konseptual serta kemampuan analitis. Materi soal Seleksi Nasional yang baru berasal dari materi pelajaran sekolah menengah atas atau kejuruan. Sedangkan seleksi yang sebelumnya lebih pada konsep dan analistis.
Kuota
SBMPTN menyediakan kuota yang lebih besar. Ini karena tawaran program studinya juga lebih luas. Calon mahasiswa memiliki pilihan program studi yang lebih banyak.
Kedua seleksi tes masuk PTN tersebut memang memiliki beberapa perbedaan. Namun tujuan utamanya sebenarnya sama yaitu untuk mendapatkan calon mahasiswa yang memiliki potensi dan berkualitas.
Materi SNBT

Salah satu hal penting dalam mengikuti tes ujian masuk PTN, yaitu mengetahui materinya. Peserta bisa lebih dulu mempersiapkan diri dengan belajar terkait materi tes yang akan keluar. Materi untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes terdiri dari Tes Potensi Skolastik, Literasi Bahasa Indonesia, dan Literasi Bahasa Inggris. Dari tiga materi utama tersebut menjadi 7 sub materi tes. Berikut ini penjelasannya masing-masing.
Kemampuan Penalaran Umum
Tes kemampuan penalaran umum merupakan bagian dari tes kemampuan kognitif. Ini terdiri dari 30 soal. Peserta harus bisa mengerjakan dalam waktu 30 menit. Jadi satu soal harus selesai setidaknya dalam 1 menit.
Kemampuan Kuantitatif
Tes kemampuan kuantitatif merupakan tes terkait pelajaran matematika. Peserta perlu menggunakan logika berpikir melalui angka dan simbol. Tes kuantitatif ini terdiri dari 15 soal. Waktu pengerjaannya yaitu selama 20 menit. Materi kuantitatif ini antara lain aljabar fungsi, peluang, geometri, bilangan, statistika, dan peluang.
Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Tes ini menguji pengetahuan dan pemahaman umum dari para peserta. Materinya antara lain berupa ide pokok, sinonim, hubungan antar paragraf, dan bentuk kata. Tes ini terdiri dari 15 soal dengan waktu pengerjaan selama 20 menit.
Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis
Tes kemampuan memahami bacaan dan menulis terdiri dari 20 soal. Waktu pengerjaan tes ini selama 25 menit. Ini dari pengetahuan dalam kemampuan dasar membaca, kelancaran membaca, dan keterampilan menulis. Pengetahuan ini untuk memahami bahasa tulis dan ekspresi pikiran lewat tulisan.
Penalaran Matematika
Materi matematika ini memiliki cakupan yang cukup luas. Soal penalaran matematika ada 20 buah dengan waktu pengerjaan 30 menit.
Literasi Bahasa Indonesia
Soal literasi Bahasa Indonesia berupa tes memahami esensi bacaan dan menganalisis argumen. Jumlah soalnya yaitu 30 dengan waktu pengerjaan 45 menit.
Literasi Bahasa Inggris
Serupa dengan literasi bahasa Indonesia tapi ini berupa bahasa Inggris. Jumlah soalnya 20 dengan waktu pengerjaan 30 menit.
Tips untuk Lolos SNBT
Mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes bisa membantu untuk bisa lolos. Siswa dapat belajar jauh-jauh hari sehingga siap untuk menghadapi tes ini. Berikut beberapa tips agar bisa lolos Seleksi Nasional Berbasis Tes.
Mengikuti Try Out
Try out sangat membantu untuk siswa bisa menyesuaikan diri dengan jenis soal dan juga waktu pengerjaan. Try out biasanya memang memiliki skema yang serupa dengan tes aslinya. Jadi ini bisa membantu untuk membuat siswa menjadi terbiasa dalam menghadapi tes. Try out bisa melalui bimbingan belajar atau secara online. Lakukan beberapa kali agar bisa lebih menguasai.
Evaluasi Materi
Belajar sesuai dengan materi seleksi tentunya perlu secara rutin. Selain itu lakukan evaluasi mana materi yang lemah atau belum menguasai. Pelajari lebih sungguh-sungguh terkait materi tersebut.
Membuat Jadwal Belajar
Buat jadwal belajar untuk menghadapi seleksi ini. Jadwal belajar sebaiknya rutin misalnya setiap sore hari selama beberapa jam. Belajar bisa setiap hari dengan mengerjakan soal-soal tahun sebelumnya.
Belajar Bersama dengan Teman
Melakukan pembelajaran sendiri memang bisa lebih fokus untuk diri sendiri. Tapi tak ada salahnya sesekali belajar bersama teman. Ini bisa membantu untuk membuka diskusi terkait materi soal. Teman juga bisa saling berbagi materi yang mungkin belum tersentuh.
Menjaga Kesehatan
Selain belajar memperdalam materi untuk tes, penting juga menjaga kesehatan. Ini penting karena melakukan tes juga membutuhkan fisik dan mental yang sehat. Jadi jaga kesehatan dengan makan makanan bergizi, berolahraga, dan istirahat yang cukup. Tak perlu terus menerus belajar sehingga melupakan kesehatan diri.
Rajin Berdoa dan Beribadah
Berdoa dan beribadah juga menjadi salah satu cara untuk bisa siap menghadapi ujian. Jangan lupa juga untuk meminta doa dari orang tua agar lancar menghadapi tes. Setelah berusaha dan berdoa, berserah diri akan memberikan ketenangan dalam menghadapi tes seleksi.
Menghadapi SNBT perlu persiapan yang matang. Persiapan bisa dengan mempelajari materi dan soal-soal dari tahun sebelumnya. Selain itu perlu juga menjaga kesehatan diri baik fisik maupun mental.
0 Comments