Seminar Hukum Internasional Bersama DR. Dwight Newman, KC D.PHIL

Feb 22, 2024 | Berita | 0 comments

Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM, atau IBLAM School of Law, telah menorehkan sebuah pencapaian penting dalam kancah hukum internasional melalui pelaksanaan Seminar Hukum Internasional yang berlangsung pada hari Rabu, 21 Februari 2024. Kegiatan prestisius ini diadakan di Main Campus IBLAM School of Law di Poltangan, Jakarta Selatan, dan menjadi sorotan penting dalam agenda akademik tahun ini.

Seminar ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan intelektual, tapi juga sebuah forum pembelajaran bagi para mahasiswa, dosen, dan Civitas Akademika IBLAM School of Law. Hadir sebagai tamu istimewa dalam seminar ini adalah DR. Dwight Newman, KC D.PHIL, Professor of Law dari University Of Saskatchewan, Kanada. Keahliannya dalam bidang hukum dan konstitusi memberikan perspektif baru dan mendalam bagi para peserta seminar.

Profil Singkat DR. Dwight Newman, KC D.PHIL

Dwight Newman adalah seorang Profesor Hukum di Universitas Saskatchewan sejak tahun 2005. Ia memiliki spesialisasi di bidang hukum hak asasi masyarakat adat, hukum konstitusi, teori hukum, dan hukum internasional privat. Newman menjabat sebagai Canada Research Chair dalam Hak Asasi Masyarakat Adat dalam Hukum Konstitusi dan Internasional selama dua periode maksimum dari 2013 hingga 2023 dan pernah menjabat sebagai Associate Dean Academic.

Newman memiliki lebih dari 200 publikasi, termasuk 15 buku, dan tulisannya sering dikutip dalam keputusan peradilan, termasuk dalam 14 keputusan Mahkamah Agung Kanada. Ia juga pernah mempresentasikan dan mempublikasikan beberapa karyanya dalam bahasa Prancis. Newman memiliki latar belakang akademis yang kuat dengan studi awal di Saskatchewan (BA dalam Ekonomi di Regina dan JD di Saskatchewan) dan sebagai beasiswa Rhodes Scholar, ia menyelesaikan tiga gelar pascasarjana di Oxford (BCL, MPhil, DPhil). Beliau juga menyelesaikan dua gelar pascasarjana tambahan dalam bidang Sejarah Kekristenan (MATS) dan Keuangan dan Hukum Keuangan (MSc).

Newman adalah anggota bar di Ontario dan Saskatchewan dan memiliki praktik hukum konstitusi paruh waktu. Beliau juga pernah bekerja sebagai juru sita hukum untuk Chief Justice Antonio Lamer dan Justice Louis LeBel di Mahkamah Agung Kanada dan memiliki pengalaman kerja di Justice Canada dan organisasi hak asasi manusia di Hong Kong dan Afrika Selatan. Beliau juga telah mengikuti fellowship akademik dan menjadi pengunjung di beberapa institusi prestisius seperti Cambridge, Oxford, McGill, Princeton, Universitas Montreal, dan Universitas Western Australia (UWA).

Selain itu, Beliau juga aktif dalam berbagai peran komite dan dewan, termasuk sebagai Co-Chair untuk American Society of International Law (ASIL) Rights of Indigenous Peoples Interest Group, anggota International Law Association (ILA) Committee on the Implementation of the Rights of Indigenous Peoples, dan anggota dewan di organisasi yang terlibat dalam litigasi kepentingan umum. Ia juga berperan sebagai juri sukarela untuk Jessup International Law Moot dan pernah berkompetisi untuk tim Saskatchewan.

Dengan pengalaman luas yang mencakup fellowship akademik di beberapa universitas ternama dan perjalanan ke lebih dari 80 negara, profil Newman mencerminkan kontribusi signifikan di bidang hukum dan pendidikan tinggi.

Comparative Study Between Canada and Indonesia

Dengan tema “Seminar Internasional – Comparative Study Between Canada and Indonesia”, seminar ini menyediakan platform bagi para peserta untuk memahami perbedaan dan persamaan dalam sistem hukum dan konstitusi di kedua negara. Ini merupakan langkah strategis dalam menambah wawasan dan mengasah pemahaman para mahasiswa tentang hukum internasional.

DR. Rahmat Dwi Putranto, S.H., M.H., Ketua Yayasan STIH IBLAM, juga turut memberikan materi dan sambutan yang memperkaya konten seminar. Pembahasannya mengenai Hukum dan Konstitusi di Indonesia memberikan kontras dan pembanding yang menarik dengan materi yang disampaikan oleh DR. Dwight Newman.

Salah satu aspek yang menjadi sorotan dalam seminar ini adalah tingkat interaktivitas yang tinggi. Para mahasiswa menunjukkan antusiasme yang besar, aktif bertanya dan berdiskusi, mencerminkan semangat keilmuan yang tinggi dan keingintahuan yang mendalam terhadap ilmu hukum. Kegiatan ini tak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tapi juga wadah untuk membangun koneksi dan inspirasi.

Seminar hukum internasional ini berhasil memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam memotivasi para mahasiswa IBLAM untuk lebih mendalami ilmu hukum dan mempertimbangkan peluang studi lanjutan di Kanada. DR. Dwight Newman menyambut baik minat ini, menunjukkan adanya potensi kerjasama dan pertukaran ilmu antara kedua institusi pendidikan.

Pemberian Piagam Sertifikat kepada DR Dwight Newman

IBLAM Global Campus

Kegiatan ini juga membuktikan bahwa IBLAM School of Law telah melangkah jauh dalam mewujudkan visinya sebagai Global Campus. Dengan jaringan internasional yang terus berkembang dan kualitas pendidikan yang terjaga, sekolah ini menetapkan dirinya sebagai institusi pendidikan hukum yang kompetitif di tingkat global.

Kerjasama antara IBLAM School of Law dan University Of Saskatchewan akan terus berkembang, dengan fokus pada peningkatan mutu kualitas pendidikan dan penelitian di bidang ilmu hukum. Hal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua institusi, tapi juga bagi dunia pendidikan hukum secara umum, membuka peluang baru dan memperluas wawasan bagi para mahasiswa hukum di Indonesia dan Kanada.

Kesuksesan Seminar Internasional ini merupakan bukti nyata dari komitmen IBLAM School of Law dalam meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan hukum di Indonesia, sejalan dengan standar internasional. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam mempersiapkan generasi hukum masa depan yang berwawasan global.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *